Beranda > campuran > MASALAH_MASALAH DALAM BIMBIMGANG KONSELING

MASALAH_MASALAH DALAM BIMBIMGANG KONSELING

A. Masalah Yang Tekait Dengan Personal-Sosial Individu

1.  Konflik Dan Frustasi

konflik terjadi apabila seseorang mempunyai motif yang berbeda-beda sehingga terjadi pertentangan  dalam dirinya. Sedangkn frustasi adalah rasa kecewa atas kegagalan yang terus dialaminya.

Faktor yang menyebabkan frustasi: (a) lingkungan (berhubungan dengan sekitarnya). (b) pribadi (perbedaan ideal self dengan real self). Dan (c) konflik (pertentangan motif dan diri).

Cara-cara seseorang menghadapi frustasi yang dialami berbeda-beda sesuai prinsip dan cara pandangnya.

(a). agresi marah (angry agressiaon)

melampiaskan dengan marah. Example : memecahkan barang, memukul.

(b). bertindak eksplosit

tentioan eduction (melepaskan ketegangan batin) secara jasmani maupun kata-kata.

(c). introversi

memasuki dunia khayal ðmelamun (day dreaming) ðdelusi dan halusinasi ðautisme

(d). helplessness (tidak berdaya)

patah hati, pasif, sakit.

(e). regression ( kemunduran)

(f). fixation ( fiksasi )

(g). represssion ( penekanan)

(h). ratinalization ( rasionalisasi )

(i). projection ( proyeksi )

(j). kompensasi (melampiaskan dengn cara yang memadai)

(k). sublimasi (mengaihkan tujun lain dari nilai soial yang lebih tinggi )

2.   Stress

a)      Pengertian

Merupakan fenomena psikofisik yang dapat dialami oleh setiap orang dari berbagi golongan dan usia. Pengruhnya bisa positif ( ke arah yng lebih baik ) atau negatif ( ke arah yang cenderung mundur )

Atu dapat juga dikatakan stress adalah perasan tidak enak  ( baik fisik mupun psikis) atas diri dan lingkungan.

b)      Gejala stres

Ada 2 cara yaitu (1) gejala psikis, dan (2) gejala fisik

Faktor yang menyebabkan

1.      stressor fisik biologik (berhubungn dengan fisik)

2.      stressor psikologis ( berhubungan dengan jiwa )

3.      stressor sosial ( berhubungn dengn lingkungan )

c)      Mengatasi stres

Upaya untuk mengtsi stres disebut coping , dapat dilakukan dengan cara

1)      dukungan sosial

2)      kepribadian

3)      rational-emotiv therapy

4)      meditsi

5)      relaksasi

6)      mengamalkan ajaran agama

3. Masalah Adaptasi ( penyesuaian diri )

orang yng bisa  memenuhi kebutuhan sesuai lingkungan tanpa merugikan diebut ‘ well adjusted’ dan jika sebliknya disebut ‘malajusted’  ciri-ciri dari adjusted adalah (a) efisien, (b) wholesome

seseorang di katakan normal jika ia mampu memenuhi kebutuhan huidupnya tanpa merugikan orang lain dn lingkungannya.

Jika individu tidak mampu memenuhi kebutuhannya secara wajar, maka ada kecerendungan untuk melakukan penyesuaian diri yang menyimpang (malladjusment)

Respon yang sering muncul diantaranya : reaksi bertahan, ikap menyerang, (agresi)

 

B. Masalah yang berhubungan dengan akademik

  1. Diagnosa Kesulitan Belajar

dalam kegiatan belajar sering timbul berbagai masalah. Faktor yang menyebabkannya dapat terjadi dari dalam diri seseorang (internal) atau dapat juga pengaruh dri lingkungan ekitar (external). Langkah-langkah yng dapat dilkukan :

    1. identifikasi masalah kasus
    2. mengidentifikasi letaknya maslh
    3. mengidentifikasi fktor penyebab kesulitan belajar
    4. prognosis (mengambil kesimpulan)
    5. treatment (pemberian layanan bantuan)
  1. Multiple Intelegence ( Kecerdasan Majemuk )

tes yang dapat dilakukan untuk mengukur kemampuan ada 2 yaitu : tes kemampuan ( ability test) / intelegency test dan personality test.

Ditemukan pertama kali oleh alfred binet, kemudian berkembang bahwa manusia mempunyai perkembangan yang majemuk, selain akademik ada kecerdasn lain eperti menggambar, olahraga, dan atau bidang lainnya ( multiple intelegence)

Menurut gardner manusia memiliki 8 dasar intelegensi, yaitu :

a). intelengensi linguistik

merupakan kemampuan yang sangt sensitif pada suara, irama, dan arti kata-kata serta keinginan yang kuat untuk mengekspresikannya.krakternya: mendengr dan merespon suara dengan mudah, dapt belajar melalui mendengar, tertarik pada demonstrasi jurnalistik.

b). intelegensi logika matematika

kemampuan menjumlahkan secara matematis, berpikir logis, deduktif dn induktif, serta ketajaman membuat pola-pola yang logis.

c). intelegensi kinestetika tubuh

kemampun untuk menyatukan tubuh dan pikiran kedalam penampilan fisik yang sempurna

d). intelegensi visual ruang

kemampuan yang berhubungan dengan pemilihan, pemahaman, proyeksi visual, imjinasi mental, serta penggandaan imajinasi nyata maupun imajinasi dalam diri/abstrak.

e). intelegensi musikal

kemampuan untuk merespon dengan baik terhadap kinestetik musik dengan merealisasikan dalam bentuk konduktor, menciptakan musik atau menmpilkn dalam bentuk tarian.

f). intelegensi interpersonal

kemampuan untuk memahami dan berkomunikasi dengan orang lain, mampu membedakan susasana hati, temperamen, motivasi dan ketrampilan yang lain.

g). intelegensi intrapersonal

merupakan pemikiran-pemikiran dan persaan individu contoh: menyadari fluktusi emosinya, mampu bekerja secara mandiri, mengembngkan model diri yang akurat.

h). intelegensi naturalis

kemampuan untuk mengenai dan mengkatagorisasi spesies (flora-fauna) di lingkungan sekitar atu kepekaan fenomen alam lainnya. Cocok bekerja di bidang: pertanian, kehutan, dan vulkanologi.

  1. Kecerdasan Emosional (Emotional Intelegence)

dikemukakan oleh daniel goleman kecerdasan emosional merujuk pada kemampuan memahami diri, mengelola emosi, memanfaatkan emosi secara produktif, empati dan membina hubungan.

  1. Kecerdasan Spiritual ( Spiritual Quotion )

artinya adalah kemampuan untuk mengenal dan memecahkan masalah-masalah yang terkait dengan nilai, menemptkan berbagai kegiatan dan kehidupan dalam konteks yang lebih luas, kaya dan memberikan makna , serta mengukur atau menilai bahwa salah satu langkah kehidupan tertentu lebih bermakna daripada yang lainnya.

Ketiga kecerdasan yakni IQ, EQ dan SQ, dipandang sebagai tiga proses psikologis dalam diri seseorang. EQ proses primer yang didsarkn pada jaringan syaraf asosiatif dalam otak, IQ  merupakan proses sekunder yang didasarkan pada jaringan syaraf serial dalam otak, sedangkan SQ merupakan proses tersier yang di dasarkan kepada sistem syaraf ketiga dalam otak yaitu syaraf syncronous yang menyatukan data dalam otak secara menyeluruh.

Spriritual quotion SQ sebagai proses tersier psicologis berfungsi untuk:

a)      mengintegrasi dan mentranformasikan bahan-bahan yang berasl dari proses primer (EQ) dan proses skunder (IQ).

b)      Memfasilitasi suatu dialog antara pikiran dengan perasaan atau antara jiwa dengan raga.

c)      Menempatkan self sebagai keaktifan kegiatan, menyatukan, memberi makna.

Danar zohar dan marshall dalam (yusuf; 2005) bahwa SQ tidak ada hubungan dengan agama meskipun orang dapat mengekspresikan SQ melalui agama, tetapi keberagamaan seseorang tidak menjamin tingginya SQ. sedangkan SQ bersifat internal, kemampuan bawan psikis dn otak manusia, bersumber dari hati yang paling dalam.

 

  1. Pengembangan Kreativitas
    1. Hakekat Kreativitas

menurut ahli psikologi kreativitas harus terbatas pada penemuan suatu ide atau konsep baru yang sebelumnya tidak pernh diketahui oleh manusia,. Sebagian ahli lain berpendapat kreativitas meliputi usaha yng unik dari individu, meskipun bagi orang lain hl itu bukn hal yang baru lagi.

Menurut cony R. semiawan dkk. (1988)

1.      kretivitas kemampuan untuk memberikan gagasan-gagasan baru dan menerapkannya dalam pemecahan masalah.

2.      kreativits diartikan sebagi kemampuan menciptakan produk baru.

3.      kreativitas dapat dilihat sebagai suatu proses, proses berfikir mendapatkan methode atau cara baru dalam memecahkan masalah.

 

    1. Kretifitas Bagian Dari Mekanisme Kejiwaan

Abroham H. Maslow (1971) menytakan bahwa individu yang berkepribadian sehat memiliki ciri-ciri aktif penuh gairah, kreatif, berdedikasi terhadap segala sesuatu.

Sedangkan Craig (1971) menyatakan bahwa  segala sesuatu yang mendukung pengembangan kreativitas seseorang  secara positif akan mempengaruhi kesehatan mentalnya.

Setiap individu memiliki motivasi, hasrat untuk berpartisipasi namun motivasi individu sangat beragam. Menurut Maslow (1971) mengaktualisasikan diri dengan mencipta merupakan  “basic tendency” yang ada pada semua manusia.

    1. Proses Kreatif

Cony R. semiawan perpendapat bahwa : (1) daya kreatif berasal dari dalam diri manusia dan merupakn pengalaman yang paling mendalam dan paling unik bagi seseorang. (2) untuk mencapai kreatif diperlukan suasana konduktif yang memungkinkan pemikiran yang bersifat difergen. (3) kreatif memiliki dimensi intuitif yang sangat berpengaruh terhadap timbulnya proses kreatif serta melibatkan fungsi rasio, perasaan dan ketrampilan (kognitif, afektif, dan psikomotor) (4) daya kreativitas memiliki persepektif proses dan produk serta tahapan-tahapan tingktan dan urutan tertentu:

Tingkat I : fungsi divergen

Untuk menekankan keterbukaan dan kemungkinan-kemungkinan pada bagian pengenalan (kognitif) fungsi divergen meliputi (fluency), kelenturn (flexiibility) keaslian (originality) dan terperincian dlm berfikir (elaboration) dalam berfikir.

Teknik-teknik kreatif pda tingktan I ini adalah:

1)      pemanasan.

2)      Pemikiran dan perasaan berakhir terbuka.

3)      Sumbang saran

4)      Daftar penulisan gagasan

5)      Penyusaian sifat

6)      Hubungan yang dipaksakan

    1. Ciri-Ciri Individu Kreatif

manusia kreatif bila dibandingkan dengan manusia biasa menunjukkan ciri-ciri yang berbeda dalam motivasi, intelektual, dan kepribadiannya.

    1. Kreasi Yang Konstuktif

beberapa fktor yang dpat digunkan untuk mengembangkan potensinya dlah:

1.      toleransi dn keterbukaan

2.      melakukan evaluasi intern

3.      balance of element

4.      hubungan sikp dengan kreatifits belajar

  1. Januari 24, 2013 pukul 11:29 pm | #1

    Thanks for finally writing about >MASALAH_MASALAH DALAM BIMBIMGANG KONSELING M-Ihwanuddin <Liked it!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: