Beranda > akhlaq > Akhlakul Karimah Terhadap Diri Sendiri dan Akhlakul Karimah Terhadap Lingkungan

Akhlakul Karimah Terhadap Diri Sendiri dan Akhlakul Karimah Terhadap Lingkungan

1.      Gigih

a.       Manfaat orang yang berperilaku gigih

    • Menjadi orang yang rajin berusaha, dia yakin bahwa Allah memberikan balasan kepada setiap usaha seseorang
    • Menjadi manusia yang mandiri, artinya tidak menggantungkan diri kepada orang lain, berusaha keras untuk mencapai tujuannya
    • Selalu sukses dalam urusan usahanya, berdo’a kepada Allah sambil berusaha

b.      Sikap berperilaku gigih

Orang yang gigih akan berhasil dalam hidupnya, sebab dia yakin bahwa Allah pasti akan melihat kesungguhan seseorang dan akan memberikan imbalan dari kesungguhan tersebut. Dia akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperjuangkan apa yang dicita-citakan dengan maksimal, adapun hasil akhirnya hanya Allah yang menetukan.

2.      Berinisiatif

Inisiatif yaitu mengambil prakarsa atau tindakan lebih dahulu atau bertindak sebagai pelopor. Sikap inisiatif sangat penting dimiliki oleh seorang pemimpin untuk menggerakkan orang-orang yang dipimpinnya dan menyelesaikan masalah dan tantangan yang dihadapi. Dengan selalu berinisiatif melakukan berbagai usaha dalam kehidupan niscaya Allah memuluskan dan melancarkan segala yang dijalaninya “sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” (QS. Ar-ra’du : 11)

a.       Manfaat perilaku inisiatif

1)      Selalu dinamis

Dalam menghadapi permasalahan tidak hanya mengikuti pendapat orang lain, tetapi selalu berusaha meningkatkan apa yang sudah ada menjadi yang lebih baik.

2)      Selalu kreatif

Orang yang kreatif tidak akan pernah merasa puas dengan apa yang sudah ada. Dia mensyukuri apa  yang sudah ada. Tetapi dia juga berusaha semaksimal mungkin menemukan hal-hal baru yang belum ada sebelumnya.

3)      Selalu inovatif

Untuk membuat suasana lebih segar dan lebih nyaman, dia berusaha agar selalu ada perubahan dan peningkatan, sehingga suasana tidak menjemukan. Dia berusaha menciptakan suasana kondusif, sehingga akan terasa menyenangkan.

3.      Rela berkorban

Rela berkorban adalah menyiapkan diri walau sesuatu yang sangat dicintai harus dikeluarkan untuk kepentingan bersama dan agama, baik berupa tenaga, pikiran waktu, maupun materi.

a.       Manfaat rela berkorban

1.      Dicintai Allah dan manusia

2.      Tidak egois

3.      Berjiwa social

b.      Sikap dan berperilaku rela berkorban

Orang yang memiliki jiwa rela berkorban akan selalu siap berkorban untuk kepentingan orang lain. Baik pengorbanan berupa harta, tenaga, maupun fikiran. Dia yakin bahwa orang yang baik adalah orang yang rela berkorban untuk kepentingan orang lain. Dan bukannya orang yang mengorbankan orang lain untuk kepentingan pribadi, keluarga atau kelompok Rasulullah SAW bersabda “sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat bagi manusia lain.” (HR. Tirmidzi)

D. Akhlakul Karimah Terhadap Lingkungan

1. Sikap terpuji terhadap lingkungan

a)      Sikap terpuji terhadap tumbuhan

b)      Sikap terpuji terhadap binatang

Rasulullah SAW memberikan berbagai tuntunan kepada kita tentang binatang antara lain:

1.      Selalu memperlakukan dengan baik

2.      Jangan menyiksa binatang

3.      Jangan menjadikan yang bernyawa sebagai sasaran menembak atau memanah

4.      Apabila akan menyembelih binatang maka tajamkanlah pisaunya

5.      Jangan memisahkan anak dari induknya

c)      Sikap terpuji terhadap lingkungan alam

d)     Sikap terpuji terhadap makhluk gaib

Makluk gaib terdiri dari malaikat, jin, iblis dan syaitan. Malaikat adalah makhluk Allah yang gaib dan diciptakan dari (nur), ia merupak rohani yang sempurna dan bersifat baik. Jin adalah makluk gaib dan diciptakan dari api, ia merupakan makluk rohani yang sederhana, kadang-kadang bersifat baik dan kadang pula bersifat buruk. Syetan adalah makhluk gaib yang diciptakan dari api, ia merupakan rohani yang jahat budi pekertinya dengan iblis sebagi kepalanya.

Diantar sikap terpuji kepada makhluk gaib adalah:

1.      Tidak menjadikan sebagai tuhan

2.      Yakin dan percaya akan keberadaanya

3.      Tidak berteman dengan makhluk gaib (iblis dan setan)

4.      Tidak mengikuti langkah-langkah syaitan.

  1. budiyanto Anom
    Mei 14, 2012 pukul 12:10 pm

    mohon maaf saya mau bertanya,sudah dijelaskan akhlak kepada yang ghoib,dan disebutkan jangan berteman denagn ghoib(syetan dan iblis)klo jin bagaimana?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: