Beranda > campuran > Model Pembelajaran Reading Guide

Model Pembelajaran Reading Guide

Metode pengajaran yaitu suatu cara penyampaian bahan pelajaran untuk mencapai tujuan yang ditetapkan, fungsinya adalah menentukan berhasil tidaknya suatu prosess belajar-mengajar dan merupakan bagian yang integral dalam suatu sistem pengajaran (Basrudin Usman M, Methodologi Pembelajaran Agama Islam, (Jakarta : PT Ciputat Press), hal 31)

Active learning adalah salah satu model pembelajaran yang menjadikan siswanya untuk lebih active didalam proses pembelajaran. Karena mengajar adalah salah satu perbuatan yang kompleks (a highly complextion proses) disebut kompleks karena dituntut untuk mempunyai kemampuan personal, professional dan sosio kultural secara terpadu didalam kegiatan belajar mengajar, selain itu dikatakan kompleks karena dituntut dari padanya integrasi penguasaan materi dan metode, teori dan praktek dalam interaksi siswa.
Dalam kegiatan belajar mengajar , anak adalah sebagai subjek dan objek dari kegiatan pengajaran, karena itu inti proses pengajaran tidak lain adalah kegiatan belajar mangajar, selain itu inti pengajaran adalah anak didik dapat mancapai tujuan pembelajaran. Tujuan tersebut akan tercapai jika anak didik active. Disini keaktifan anak dituntut baik dari segi fisik maupun kejiwaan agar anak didik merasakan perubahan didalam dirinya. Karena hakikat belajar adalah perubahan didalam dirinya setelah berakhirnya aktifitas pembelajaran. (Saiful Bahri Jamarah Dan Aswan Zain, Stategi Belajar Mengajar.(Jakarta rineka cipta) . 1995, hal, 44)

Sebagai pusat belajar, siswa harus lebih active berkegiatan untuk membangun suatu pemahaman, keterampilan dan sikap atau perilaku tertentu (active learning). Aktivitas siswa dianggap penting ditekankan karena belajar itu pada hakikatnya adalah proses yang aktif dimana siswa menggunakan pikirnnya untuk membangun pemahaman (contructivition approach). (Nasar,Merancang Pembelajaran Actif Dan Konstektual Berdasarkan Sisko 2006: PanduanPraktis, Silabus Dan RPP, (Jakarta : grasindo, 2006), hal, 31.)

Oleh sebab itu guru berperan sebagi fasilitator, manajer dan direktur yang merancang serangkaian kegiatan yang harus dilakukan siswa , memberi pengantar arahan, mendampingi dan mengawani siswa dalam dialektika pikiran mencari jawaban, memberikan umpan balik atau peneguhan dan memanfaatkan untuk sumber belajar yang tersedia diseklitar siswa dan menciptakan kegiatan belajar yang lebih menantang, atraktif dan sesuai dengan karakteristik anak atau lingkungan setempat.
Dengan kata lain mencerdaskan anak harus selalu memberikan ruang bagi pikiran anak (memerdekakan anak) untuk menggunakanya sendiri dalam berexplorasi, berkreasi dan mengembangkan kemampuannya , konseptualisasinya melalui proses coba dan gagal (trial and error). Kesalahan dapat menjadi prosedur untuk memperoleh kebenaran selagi sejauh tidak berasil dari kecerobohan kemalasan berfikir.
Peneliti kali ini menggunakan metode pembelajaran Reading Guide yang mana metode ini tidak terlalu membebani seorang peserta didik, siswa diharapkan mencari point-ppoint bacaan yang telah ditentukan oleh pengajar adapun langkah-langkah metode reading guide ini adalah:
a. Menentukan bacaan yag akan dipelajari
b. Membuat kisi-kisi pertanyaan yang akan dijawab oleh siswa melalui bahan bacaan yang telah dipilih
c. Membagi bahan-bahan bacaan dengan kisi-kii pertanyn kepada setiap siswa
d. Setiap siswa mempelajari bahan bacaan dengan menggunakan kisi-kisi yang ada
e. Membahas kisi-kisi pertanyaan dengan menanyakan jawaban pada siswa

Daftar Pustaka
Basrudin Usman M, Methodologi Pembelajaran Agama Islam, (Jakarta : PT Ciputat Press), hal 31

Saiful Bahri Jamarah Dan Aswan Zain, Stategi Belajar Mengajar.(Jakarta rineka cipta) . 1995, hal, 44

Nasar,Merancang Pembelajaran Actif Dan Konstektual Berdasarkan
Sisko 2006: PanduanPraktis, Silabus Dan RPP, (Jakarta : grasindo, 2006), hal, 31.

  1. November 4, 2012 pukul 7:55 am

    Hello, always i used to check weblog posts here early in the dawn, because
    i enjoy to learn more and more.

  2. Mei 7, 2013 pukul 3:19 pm

    Link exchange is nothing else however it is simply placing the other person’s website link on your page at suitable place and other person will also do similar in support of you.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: